Ini Persiapan Menjalani Bulan Ramadhan Agar Lancar dan Fit

persiapan menjelang ramadhan

Bulan Ramadhan segera tiba, lalu apa persiapan kita untuk menjalaninya? Apakah sudah siap fisik dan mental? Atau hanya biasa-biasa saja? Sebaiknya Ramadhan dijalani dengan penuh antusias dan ikhlas agar fadhilah Ramadhan bisa kita raih secara maksimal.

Banyak dari kita sudah tidak sabar untuk bertemu bulan ini. Bulan dimana yang seluruh isinya adalah ibadah. Dimana setiap aktivitas kita akan menjadi catatan pahala. Bahkan tidur pun tetap diberikan catatan ibadah.

Menjalani puasa Ramadhan bagi umat muslim adalah sebuah kewajiban. Baik laki-laki atau perempuan yang sudah baligh. Hal ini sudah tertulis dalam surat Al-Baqarah ayat ke 183 yang menjelaskan tentang berpuasa.

Tentu saja Ramadhan tidak ingin sia-sia terlewat begitu saja bukan? Yuk cari tahu persiapan yang bisa kita lakukan agar Ramadhan lancar dan tetap fit.

Persiapan Menjalani Ramadhan Tetap Bugar

Menjalani Ramadhan akan lebih maksimal, jika kita mempersiapkan hal-hal yang bisa membantu agar beribadah dan berpuasa tetap lancar. 

1. Perbaiki Kualitas Ibadah

Salah satu keistimewaan Ramadhan adalah setiap melaksanakan ibadah baik sunnah ataupun wajib pahalanya dilipatgandakan. Nah, ketika bulan Ramadhan tentu saja kita harus memperbaiki kualitas ibadah serta hubungan dengan Allah SWT.

Hal yang bisa kita mulai lakukan seperti tidak menunda-nunda shalat, shalat subuh tepat waktu di masjid, membaca al-quran lebih sering, dan lebih fokus terhadap ibadah. Lakukan perbaikan-perbaikan seperti dari yang biasanya kita males-malesan untuk sholat jadi lebih semangat. Dari yang males baca Al-Quran jadi gemar membacanya.

Memang awalnya akan terasa sangat sulit, paksakan untuk melawan rasa malas itu. Seiring berjalan waktu jika dipaksa, tentu akan membuahkan hasil yang manis. Kita jadi lebih senang untuk beribadah di awal waktu dan segera dibandingkan dengan menunda-nunda.

2. Bertaubat, Agar Ramadhan Lebih Baik

Kita tau setiap orang memiliki dosa baik besar atau kecil. Allah selalu mengampuni hamba-Nya yang bertaubat, untuk itu momen Ramadhan seharusnya membuat kita lebih banyak bertaubat terhadap kesalahan yang disengaja ataupun tidak.

Jika memiliki kesalahan kepada sesama bisa dengan mendatangi orang yang sudah disakiti, berjanji untuk tidak mengulanginya, dan tentu saja melakukan sholat taubat. Dengan bertaubat kita akan lebih tenang sehingga di bulan Ramadhan kita bisa memanfaatkan waktu semaksimal mungkin untuk beribadah.

Ampunan Allah selalu terbuka, karena itu berdoalah agar Ramadhan ini menghasilkan pribadi kita yang lebih baik dari sebelumnya. Menjadikan kita lebih banyak merenungi diri yang tidak luput dari dosa.

3. Membersihkan Lingkungan

Lingkungan yang bersih membuat suasana hati menjadi lebih bahagia, dan sudah menjadi kewajiban kita sebagai umat muslim untuk menjaga kebersihan. Kita tahu bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman, jadi lingkungan yang terjaga akan menambah iman kita.

Kita jadi lebih tenang dan nyaman melakukan aktivitas jika lingkungan bersih. Mulailah membersihkan ruangan tempat ibadah, ruangan penting di rumah dan lingkungan sekitar.

Biasanya di masjid atau mushola juga dilakukan pembersihan sebelum menjelang bulan Ramadhan. Ini akan membuat ibadah nyaman dan tenang tanpa takut kotor terkena najis kecil atau besar yang bisa membatalkan ibadah.

4. Persiapkan Materi

Bulan Ramadhan adalah bulan dilipatgandakan setiap ibadah yang kita lakukan, termasuk dalam hal sedekah. Kesempatan bagi kita untuk berbagi di bulan Ramadhan sangat besar dan ini bisa mendekatkan diri kita kepada Allah SWT.

Kita bisa menyisihkan sebagian uang atau materi yang bisa kita berikan kepada orang lain. Caranya bisa mengamalkan nya di masjid atau membagikan takjil kepada orang-orang di jalan. Atau memberikan hidangan berbuka yang layak untuk saudara-saudara kita yang menjalani puasa Ramadhan.

Selain itu kita tidak boleh lupa untuk menyiapkan uang seperti untuk membayar zakat, berinfaq dan bersedekah yang dilandasi untuk mengharap ridho Allah SWT.

5. Olahraga

Siapa bilang Ramadhan harus mengurangi kegiatan yang berhubungan dengan fisik? Walaupun berpuasa, ketika Ramadhan kita juga bisa melakukan olahraga ringan agar tubuh tidak mudah lemas dan sakit.

Olahraga juga berhubungan erat dengan pola makan yang sehat, untuk itu ketika Ramadhan sebaiknya konsumsi makanan yang tidak mengandung banyak lemak, berminyak dan yang serba instan. Dengan pola makan yang sehat dan olahraga teratur, menjalani puasa Ramadhan tetap bugar dan selalu semangat.

Olahraga ringan yang bisa dilakukan adalah seperti jalan santai di pagi hari selama 20-30 menit, atau senam lantai.

6. Mengatur Pola Makan

Puasa Ramadhan adalah waktu dimana kita lebih banyak ibadah dibandingkan lebih banyak makan. Jadi ini sangat tepat untuk melakukan atau memperbaiki pola makan kita yang cenderung tidak sehat.

Organ-organ tubuh selama Ramadhan juga akan memperbaiki sistemnya, sehingga tubuh menjadi lebih netral. Racun-racun yang bersarang didalam tubuh kita lebih sedikit karena kita sedikit makanan yang masuk.

Orang yang sudah terbiasa hidup sehat, tentu saja tidak akan kaget ketika dia berpuasa karena bisa menjaga pola makannya. Maka di dalam dunia kesehatan juga sering kita jumpai seseorang diharuskan berpuasa dulu agar anggota tubuh netral sebelum dilakukan tindakan medis.

7. Target Khatam Al Quran

Sering kita jumpai ketika bulan Ramadhan banyak orang membaca Al-Quran baik dimalam atau siang hari. Mereka biasanya memiliki target khatam Al-Quran dalam sekian hari atau dalam satu bulan Ramadhan.

Kita pun bisa melakukan program ini dengan persiapan yang baik. Berilah target dalam setiap hari berapa lembar yang harus kita baca, setiap sehabis sholat wajib ataupun setelah sholat tarawih.

Ada kebahagiaan tersendiri ketika berhasil meng khatamkan Al-Quran. Hati menjadi lebih nyaman dan tentram. Niatkan yang kuat bahwa kita bisa mencapai target tersebut.

Jika kita tidak mampu atau tidak sanggup untuk sendirian dalam meng khatam kan Al-Quran, bisa dengan mengajak saudara atau keluarga untuk saling mengingatkan. Sehingga khatam Al-Quran akan lebih cepat tercapai.

8. Persiapkan Jiwa dan Mental

Satu hal yang mengganjal dalam melakukan suatu ibadah adalah banyaknya dosa yang kita lakukan, sehingga diatas disebutkan untuk bertaubat. Dengan menyesali perbuatan dosa dan melakukan taubat nasuha menjadikan jiwa kita lebih ikhlas dalam beribadah.

Jiwa yang penuh masalah akan membuat malas dalam beribadah, sebaliknya jika jiwa kita bersih dan tulus membuat puasa lebih khusyuk dan fokus.

Kita harus percaya bahwa setiap dosa pasti akan diampuni oleh Allah, dan di saat Ramadhan ada waktu terbaik untuk tidak melakukan perbuatan buruk dan mengurangi dosa.

9. Berharap Dosa Diampuni

Bersyukurlah kita bisa bertemu bulan Ramadhan, banyak diantara saudara-saudara atau keluarga kita yang tahun kemarin masih ikut berpuasa tapi sekarang sudah dipanggil oleh Allah ta’alla.

Maka jika kita masih diberi umur panjang, itu tandanya kita masih bisa memanjatkan doa, berharap dosa-dosa kita diampuni dan ketika puasa Ramadhan dalam keadaan suci.

10. Perdalam Ilmu Agama

Pelajari hal-hal yang bermanfaat sebagai persiapan selama menjalani Ramadhan. Kita bisa belajar bagaimana cara beribadah dengan baik dan benar. Bisa dilakukan dari membaca buku-buku Islami, atau belajar kepada yang memang ahli seperti ustadz, syeikh dan alim ulama.

Melakukan ini akan membantu kita lebih mudah memahami ilmu agama lebih cepat ketimbang belajar sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *